Wednesday, 30 January 2013

Aktris Yang Handal

Aku ingat,
senyumnya dibalik ribuan tetes air mata itu.
Masih kulihat,
tawanya diantara ribuan tangis yang terisak.

Wajahnya pucat,
memendam jutaan cerita yang abstrak,
menelan berliter cacian yang dikirimkan logika pada dirinya,
dan aku pun tau, logika musuh terbesarnya

Milyaran luka tergores pada dinding hatinya yang lembut,
tetapi kurasa, ia aktris yang professional memerankan skenario yang dikirimkan hati serta pikiran kepadanya, bagaimana tidak?
dengan rapihnya ia tutup rapat-rapat milyaran tangis yang selalu mendesak untuk membeludak,
dengan pandainya ia berkata "semua baik-baik saja" padahal matanya mengisyaratkan sesuatu telah terjadi padanya

Kau boleh menjadi aktris di panggung sandiwara termegah ini,
kau boleh mengelak isyarat setiap mili air matamu untuk menggerayangi setiap inci wajahmu yang pucat
tetapi, ingatlah,
hatimu itu hatiku, matamu juga mataku, jadi, aku tak dapat dengan mudah kau bohongi!

No comments:

Post a Comment